Mengungkap Kebenaran 10 Mitos Kecantikan

Mengungkap Kebenaran 10 Mitos Kecantikan

 

10 Mitos Kecantikan
Berbagai informasi beredar seputar kecantikan wanita, baik informasi yang didapat turun-temurun maupun informasi yang didapat dari berbagai sumbar. Ternyata tidak semua informasi tersebut dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Simak kebenaran dari 10 mitos mengenai kecantikan yang beredar di tengah masyarakat.

Mitos #1. Anggur merah baik untuk kecantikan kulit.

Benar, Minuman fermentasi ini memang kaya akan antioksidan dan polyphenol yang sangat bermanfaat untuk melawan radikal bebas dalam tubuh sekaligus membantu menghambat timbulnya gejala penuaan. Manfaat lain, campurkan segelas anggur merah ke dalam satu baskom air hangat, kemudian gunakan campuran anggur tersebut untuk merendam tangan dan kaki sebelum dilakukan manikur pedikur. Kulit akan lebih lembut.


Mitos #2. Konsumsi cokelat membuat kulit wajah berjerawat.

Salah. Berdasarkan penelitian, tak ada bukti secara ilmiah bahwa ada pengaruh dari konsumsi cokelat dengan timbulnya jerawat. Karena yang menjadi pemicu timbulnya jerawat pada seseorang adalah jenis kulit, kondisi hormonal setiap individu serta pola membersihkan wajah.


Mitos #3. Lingkaran hitam di seputar mata karena kurang tidur.

Benar. Bilamana seseorang kurang tidur, maka pembuluh darah di area bawah mata akan membengkak, hal ini menyebabkan warnanya berubah menjadi merah kebiruan. inilah penyebab timbulnya lingkaran hitam yang tampak lebih gelap dari biasanya. Karena itu, sebaiknya membiasakan diri untuk menjaga porsi tidur, setidaknya enam jam setiap hari. Hindari kafein, alkohol, dan juga rokok.


Mitos #4. Alat make up yang digunakan bersama, akan menyebarkan bakteri

Benar. Menurut para pakar dermatolog, tipe make up yang kerap bersentuhan dengan saliva dan kelembapan merupakan media yang ‘nyaman’ bagi bakteri untuk bersarang, walaupun risiko terjadinya infeksinya kecil,. Jadi, sebaiknya hentikan kebiasaan bertukar alat make up, dan bersihkan secara rutin.


Mitos #5. Semakin tinggi SPF, makin tinggi proteksi yang diperoleh kulit.
Salah. Kandungan SPF yang tertera pada sunscreen hanya menyatakan berapa lama seseorang akan memperoleh perlindungan dari terpaan sinar matahari sebelum kulitnya terbakar. Jika anda hanya sekadar bepergian keluar, kenakan saja sunscreen yang mengandung setidaknya SPF 15 dan bila masih berada diluar rumah, aplikasikan kembali setelah kurang lebih 6 jam.


Mitos #6. Air dingin dapat memperkecil pori.
Salah. Tepatnya air dingin akan membantu mengembalikan pori kulit  anda ke ukuran semula. Yang dapat anda lakukan adalah menyamarkan tampilannya dengan merawat kulit menggunakan pembersih berkandungan lembut dan lakukan proses eksfoliasi dengan produk yang mengandung alpha hydroxy acid atau salicylic acid setidaknya 1-3 kali dalam seminggu untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dalam pori kulit.


Mitos #7. Rutinitas perawatan wajah yang baik harus terdiri dari tiga langkah.
Salah. Cleanse, tone, moisturize. Menurut ahli dermatolog, cukup bersihkan wajah dengan cleanser tanpa harus mengaplikasi toner. Cleanser yang berkualitas membantu membersihkan wajah hanya dengan air. Bilamana anda telah merasa nyaman dengan tiga ritual ini? Anda dapat tetap menjalankan ritual tersebut, namun pilihlah toner yang baik, yaitu yang berlabel anti-iritasi serta bebas alkohol.


Mitos #8. Kulit berminyak tak memerlukan moisturizer.
Salah. Fungsi utama dari moisturizer adalah melembapkan kulit. Jadi, walaupun kulit anda termasuk tipe kulit berminyak yang memproduksi minyak secara berlebih, anda tetap memerlukan nutrisi agar tampilannya tetap halus dan lembut. Untuk itu, usahakan untuk menghindari produk bertekstur padat, pilih yang bertekstur ringan dan terbuat dari bahan dasar air, ‘water-based’. Di pasaran, umumnya pelembab yang berbahan dasar air ini tersedia dalam bentuk lotion. Selain itu,  sebaiknya anda memilih pelembab yang diformulasikan secara khusus untuk kulit berminyak, yaitu pelembab yang berlabel ‘oil-free’ dan ‘oil-control’.


Mitos #9. Tidur miring dapat menimbulkan kerutan.
Benar. The American Academy of Dermatology (AAD) membenarkan fakta bahwa posisi tidur tertentu yang berulang-ulang dapat menciptakan kerutan. Tidur miring di satu sisi memicu timbulnya kerutan di seputar area pipi dan dagu, sementara tidur telungkup memicu kerutan pada kulit di sela-sela alis. Meski tidak terjadi dalam waktu singkat, AAD menyarankan Anda membiasakan tidur telentang tiap hari.


Mitos #10. Kulit kering memperburuk keriput pada wajah.
Benar. Bagi pemilik jenis kulit kering, perlu menjaga kelembaban kulit. Karena pada kondisi kulit kering, radikal bebas serta substansi eksternal negatif  lainnya akan menyerang lapisan kulit. Lama-kelamaan hal ini akan menyebabkan kolagen serta elastin yang berperan menjaga elastisitas kulit, berkurangnya kemampuannya. Jika terjadi ini terjadi, timbullah keriput.

2 comments:

Post a Comment

 
.comment-content a {display: none;}